(sangat - sangat diperbolehkan untuk membajak, mencuri dan memanfaatkan isi dalam blog ini sepuas -puasnya )

" MASYARAKAT ANARKISME adalah dimana masyarakat yang dicita-citakan adalah yang tanpa pemerintahan—keharmonisan dalam masyarakat dicapai bukan dengan mematuhi undang-undang, atau suatu otoritas, namun melalui kesepakatan bebas yang dicapai diantara berbagai kelompok, wilayah dan profesi, yang bergabung secara sukarela—untuk produksi dan konsumsi—dan juga untuk pemenuhan berbagai macam kebutuhan dan aspirasi mahluk yang beradab."


April 9, 2007

PERGINYA SEORANG NIHILIS

pagi ini aku terbangun dengan bayangan mimpiku yang masih mengendap di ingatanku, setelah mimpi itu berlalu aku langsung termenung dan teringat akan sahabat, sekaligus adik, teman seperjuangan dalam mendobrak norma dan rutinitas dengan turun ke jalan.

namanya arif.....

sore ini udara sangat cerah sekali, secerah wajah arif saat aku datang membawa 3 botol minuman kesukaan kami berdua. Tanpa tunggu lamakami langsung membuka tutpnya dan menenggaknya begitu saja, ironisnya kami mabok di pinggir jalan utama / jalan protokol kota kami dan berseberangan / berhadapan langsung dengan bangunan kokoh Mabes Polisi terbesar di jateng yang selalu membuat kami muak. Cita-cita kami bila melihat bangunan itu adalah memuntahkan seluruh isi perut kami di wajah dan seragam para anjing penjaga yang tolol dan tunduk menjilat para atasan demi sebuah status dan jabatan.

namanya arif......

hanya satu hal di dunia ini yang bisa membuat arif tertawa, bahagia dan terkagum-kagum, orang itu tidak lain adalah adik perempuannya. Dia pernah berkata padaku bahwa dia sangat bahagia hidup di jalanan karena di sini dia bisa menemukan kebebasan dan kedamaian yang tidak dia dapatkan di rumah atau dalam rutinitas kehidupan manusia yang membosankan.Tapi di samping itu dia juga sering berkata bahwa kalau tidak 2 minggu sekali / sebulan sekali dia harus pulang " adikku lucu dan imut, rambutnya pendek, selalu riang walaupun dia tahu kalau kedua orang tuaku sebetulnya lebih sayang padaku, tapi dia tidak peduli dan adikku tetap sayang sama aku " ( karena orangtua arif selalu mengharapkan anak pertamanya laki-laki dan itu terkabul ) dan hari itu aku dan arif memutuskan untuk pulang ke rumahnya, benar juga adiknya langsung menyambutnya dengan berbagai macam pertanyaan seperti, mas tak ambilin maem ya ?, mas mau tak beliin rokok apa ?, atau mas mau tak masakin air buat mandi nggak ?..itulah keceriaan dan kesayangan adik arif walaupun adiknya pernah bercerita padaku sambil menangis bahwa dia ingin kalau arif tidak hanya pulang sebulan sekali, tapi setiap hari supaya dia bisa merasakan kehangatan hati kakaknya dan supaya dia bisa bercanda dengan kakaknya....( oh..arif, if you know that story...)

namanya arif......

dia orang yang sangat apatis dan nihilis sekali, " orang atau teman dan semuanya yang ada di dunia ini semu, tidak nyata dan tidak jujur.... semuanya hanyalah ilusi dan kemunafikan, kalaupun ada sahabat yang ada hanya sahabat sehati bukan sahabat sejati, jadi di saat kita sudah tidak sehati lagi dia akan meninggalkanmu..." itulah yang selalu dikatakan arif padaku, dia tidak peduli dengan apa yang orang katakan dan apa yang orang perbuat, dia tidak peduli lagi dengan semua aturan dan batasan. dunia impian seorang arif adalah bagaimana bila barang-barang kesukaannya bisa diganti dengan jasa dalm memdapatkannya bukan uang. Dia juga menganggap jalanan itu tempat yang mengasyikkan dalam mengekspresikan kebebasan, " jalanan itu tidak menakutkan, cuma....yach...sedikit liar " itulah mottonya dalam menggambarkan kehidupan jalanan yang sangat rock n roll

namanya arif.......

hari itu dia sangat gembira sekali karena salah satu teman kami mengatakan akan memberikan minuman yang banyak sekali ( kalau tidak salah hari itu adlah hari perayaan, tapi saya lupa perayaan apa ) saat yang dinanti pun tiba kami mulai berpesta-pora, berpuluh-puluh obat kami konsumsi ( mungkin ini yang dimaksud arif kalau jalanan itu sedikit liar ) aku juga lihat arif tampak bahagia sekali, dia malah bilang padaku mampus sekarang pun dia mau soalnya dia lagi seneng-seneng dan dia masih muda. 2 hari sudah kami tenggelam dalam dunia impian kami masing-masing, kami sudah tidak tahu berapa botol minuman yang sudah kami konsumsi, aku melihat arif sudah mulai nyenyak dalam mimpinya, mungkin dia memimpikan adik kecilnya atau dunia impiannya. Tapi tampaknya ada yang aneh dari caranya tidur, dia tampak pucat dan seperti sedang menahan sakit yang hebat,tak menunggu lama aku langsung membangunkan dia dia terbangun dengan marah-marah,aku memaksa dia untuk makan karena udah 2 hari kita ngga makan cuma minum terus, dia malah marah-marah dan memutuskan mau pulang karena kangen masakan adiknya, " aku mau pulang bercanda sama adikku dulu, soalnya tadi aku bermimpi dia menarikku pulang sambil nangis", kemudian dia mengambil tasnya dan berjalan pulang, saat itupun aku memutuskan untuk pulang ke rumah karena rindu dengan kaset-kasetku dan anjing kecilku yang bernama devil. Hari itu udara sangat cerah sudah dua hari aku di rumah dan tidak bertemu arif, ketika aku sedang bermain gitar, dari jauh kulihat kekasihku datang ke rumahku dengan berlari kecil, setelah dekat kulihat dia ternyata sedang menangis........

namanya arif.......

aku ingin marah, menangis, dan kecewa melihat arif hari itu, dia sperti bukan arif yang aku kenal,arif yang apatis,arif yang pemarah.
arif terbaring dengan tenang diatas keranda........ya...arif sudah tiada, menurut dokter arif livernya pecah, dia dibawa ke rumah sakit sudah dalam keadaan tidak bernyawa, dia mengalami rasa sakit yang parah sebelum meninggal, SATU-SATUNYA ORANG YANG MENDAPATI ARIF MENGHADAPI SAKARATUL MAUT ADALAH ADIK KECILNYA.....!!!

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ __ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _

tanah di pekuburan arif masih basah oleh hujandan tangis dari kita semua, terlebih adik kecilnya yang terus menerus menangis seperti tidak rela dan kecewa, kami mulai menanam bibit pohon di pusara arif sebagai tempat arif berteduh nantinya.sambil menanam bibit aku juga membenamkan sebuah kaset rekorder yang sering arif minta tapi ngga pernah aku berikan.....


ADIOS BROTHA....
LEMME TELL YA SOMETHING.....
THAT I RELLY MISS FRIEND LIKE YA......
SO LONG, BRO......

aku terbangun lagi dari mimpiku, dalam mimpi itu kulihat arif begitu segar dan bersih dan dia berkata dia senang berada di sana, lagi-lagi aku menangis, tapi ini tangisan bahagia.

No comments:


SUB COMMANDANTE MARCOS

Tentara Pembebasan Nasional Zapatista

Tentara Pembebasan Nasional Zapatista (Ejército Zapatista de Liberación Nacional, EZLN) adalah kelompok revolusioner bersenjata yang bermarkas di Chiapas, salah satu provinsi termiskin di Meksiko. Basis anggota mereka sebagian besar adalah masyarakat adat, tapi mereka juga mempunyai pendukung dari wilayah perkotaan seperti halnya dukungan jaringan internasional. Juru bicara mereka, tapi secara teknis bukanlah pemimpin mereka yang menyebut dirinya dengan sub-comandante, adalah Subcomandante Marcos. Seluruh comandante berasal dari suku Mayan, Indian Amerika.

Banyak kalangan menganggap bahwa gerakan Zapatista merupakan revolusi pasca-modern pertama: sebuah kelompok revolusioner bersenjata yang antikekerasan yang menggunakan teknologi modern telepon satelit dan internet sebagai suatu cara untuk menggalang dukungan domestik dan luar negeri. Mereka menganggap dirinya sebagai bagian dari gerakan antiglobalisasi yang lebih luas.

Zapatista menuai perhatian dunia karena daya inspirasinya yang mereka sebar sejak awal. Zapatista mengangkat senjata bukan untuk merebut kekuasaan, tapi untuk menciptakan sebuah ruang demokratis dimana pertentangan antar pandangan politik yang berbeda-beda bisa dibicarakan. Mereka ingin menunjukan kepada dunia bahwa cara lain untuk berpolitik itu sungguh ada, yang salah satunya bisa dilihat dari praktek kehidupan swadaya masyarakat adat.

Nama Zapatista diambil dari Emiliano Zapata, seorang tokoh revolusi Meksiko.

JIM MORISSON

Jim Morrison
Retrato de Jim Morrison



Kejenuhan terhadap atribut dan gaya Modern memengaruhi semua bidang. Dalam seni Andy Warhol menjadi sumber ide-ide pop art, dalam musik The Beatles mengangkat musik rock, serta musik blues mulai dihidupkan oleh orang-orang kulit putih.
Salah satu pemain dalam perkembangan musik era tersebut adalah The Doors yang beranggotakan Jim Morrison, Ray Manzarek, John Densmore dan Robby Krieger. Band ini cukup pendek umurnya — hanya empat tahun sejak dirilisnya album pertama — karena Jim Morrison sang vokalis meninggal dunia di Paris pada bulan Juli 1971 secara misterius (ada yang mengatakan overdosis LSD, misterius seperti kematian Jimi Hendrix dan Janis Joplin) dan dimakamkan di pemakaman Le Père Lachaise Cemetery, Paris. Sebelum berangkat Jim sempat menulis buku puisi dan melakukan rekaman yang kemudian dirilis menjadi album di tahun 1979 berjudul An American Prayer.

Jim yang terlahir 8 Desember 1943 sebagai James Douglas Morrison merupakan anak dari keluarga militer yang dididik sangat ketat. Salah satu kejadian yang penting bagi Jim adalah saat bepergian di New Mexico dan melihat Indian berdarah dan sekarat. Oliver Stone menggambarkan hal ini dalam filmnya yang berjudul sama — The Doors (1991), yang dibintangi oleh Val Kilmer dan Meg Ryan. Dulu saya nonton VHS-nya. Cukup mirip Val Kilmer berperan sebagai Jim hingga ada joke “Ada dua yang mirip dengan Jim Morrison: Pertama Val Kilmer dan kedua adalah Jim Morrison sendiri”.

Jim sebagai penulis lagu yang juga penulis puisi memberi warna vokal tersendiri pada grup The Doors. Lirik-lirik Jim sangat tajam dan kadang vulgar, namun inilah kekuatan The Doors di mata penggemarnya. Setiap konser yang dinanti adalah sosok Jim, aksi panggungnya selalu transenden (seperti mabuk dalam arti negatif) dan konsernya selalu berakhir dengan keributan.

Ray Manzarek yang memainkan organ membuat warna musik rock yang berbeda dengan grup musik lainnya. Instrumen organ akhirnya semakin banyak dipakai terutama pada band-band progressive rock seperti Pink Floyd, Yes dan Rush.

Momen penting lainnya pada era tersebut adalah konser Woodstock Festival di New York pada tahun 1969 yang dikunjungi 500.000 lebih penonton selama tiga hari di pertengahan Agustus. The Doors sendiri tidak ikut dalam festival ini, saya lupa karena apa, kalau tidak salah sedang menghadapi persidangan Miami karena ulahnya yang sering mabuk dan teler. Tahun 94 beberapa rekan di kampus patungan membeli film dokumenter Woodstock 1969 ini dalam bentuk Laser Disc sebanyak 3 disc (durasi film 4 jam lebih).

Berikut salah satu quote tentang dirinya sendiri:

I like ideas about the breaking away or overthrowing of established order. I am interested in anything about revolt, disorder, chaos, especially activity that seems to have no meaning. It seems to me to be the road towards freedom - external freedom is a way to bring about internal freedom.

Dan tentang kebebasan:

The most important kind of freedom is to be what you really are. You trade in your reality for a role. You trade in your sense for an act. You give up your ability to feel, and in exchange, put on a mask. There can’t be any large-scale revolution until there’s a personal revolution, on and individual level. It’s got to happen inside first. You can take away a man’s political freedom and you won’t hurt him- unless you take away his freedom to feel. That can destroy him. That kind of freedom can’t be granted. Nobody can win it for you.